JAKARTA,CorongBerita.com – Jajaran pengurus DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Sampang, Madura, melakukan silaturahmi dan konsolidasi dengan Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, di kantor DPP, Jalan Hang Jebat, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi antara pengurus pusat dan daerah sekaligus persiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029.
Sekretaris DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Sampang, Syaiful Anam, mengatakan silaturahmi itu menjadi langkah untuk mempererat komunikasi dan menyelaraskan arah organisasi.
“Tujuan kami adalah silaturahmi, perkenalan, sekaligus persiapan untuk menyambut Pemilu 2029,” ujar Syaiful.
Selain konsolidasi politik, Syaiful menyoroti potensi ekonomi Madura, khususnya sektor pertanian tembakau. Ia berharap komoditas tersebut tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku mentah, tetapi juga dikembangkan melalui industri pengolahan di Madura.
“Petani tembakau harus bisa naik kelas. Kami ingin Madura tidak hanya menjadi penghasil tembakau, tetapi ke depan juga mampu mengembangkan industri pengolahan hingga industri rokok, sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Syaiful, pengembangan industri tembakau membutuhkan perencanaan jangka panjang serta keterlibatan petani, pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Ia juga menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah, terutama dalam bidang pendidikan umum dan keagamaan, serta mendorong peningkatan kualitas generasi muda.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menyambut baik kunjungan jajaran pengurus DPD Sampang. Ia berharap komunikasi pusat dan daerah terus terjaga, soliditas organisasi semakin kuat, serta persiapan menghadapi Pemilu 2029 berjalan dengan baik.
Usai pertemuan di kantor DPP, rombongan DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Sampang melanjutkan silaturahmi dengan pengurus DPD Bandung, Cianjur, dan Purwakarta.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas komunikasi antarpengurus daerah sekaligus memperkuat koordinasi organisasi menjelang Pemilu 2029. (MOED)
