BANGKALAN, CorongBerita.com— Anggota Komisi II DPRD Bangkalan, Samsol Arif Marla, menilai imbauan Sekda kepada OPD untuk menghadiri pangan murah merupakan hal yang tidak wajar, kebijakan yang diluncurkan itu untuk menutupi sepinya peminat seperti kejadian sebelumnya.
Kata Samsol, jika dilihat dari edaran yang dikeluarkan kepala setiap OPD dan jajarannya tentunya kegiatan pangan murah itu kurang menarik bagi masyarakat, sehingga Sekda memberikan Imbauan untuk hadir supaya kegiatan pangan murah terkesan sukses dan ramai dikunjungi oleh masyarakat.
“Kalau melihat dari surat edaran, pasar murah agar terlihat ramai, karena kegiatan sebelumnya yang digelar (Jumat lalu) itu gagal.” kata Samsol, Kamis 26 Februari 2026.
Lanjut dia edaran yang dikeluarkan oleh Sekda Bangkalan sangat lucu, seharusnya ASN tetap fokus menjalankan tugasnya di kantor bukan meramaikan acara seremonial.
“Seharusnya yang meramaikan pangan murah itu masyarakat bukan ASN.” Terang dia
Kata Samsol begini, apabila pangan murah dan benar dibutuhkan oleh masyarakat tentunya Sekda tidak perlu memberikan surat edaran kepada setiap OPD melainkan mereka akan berantusias untuk datang dan mencari kebutuhan pokok di sana.
Menurutnya adanya imbauan kepada setiap OPD program pangan murah yang diselenggarakan oleh Pemkab Bangkalan sama sekali tidak menyentuh kebutuhan masyarakat, kegiatan itu seharusnya memiliki daya tarik masyarakat bukan untuk acara seremonial.
“Publik berhak tahu, apakah ini benar untuk menjawab kebutuhan warga atau sekadar memastikan agenda tampak berhasil,” pungkasnya. (MOED)
