BANGKALAN,CorongBerita.com- Pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Bangkalan tidak merasakan aman saat mencari rezeki, sebab saat mempromosikan dagangannya sebab sering diusir saat berjualan di tepi jalan.
Hal itu disampaikan oleh Zubaidah salah satu PKL yang merasa dipandang sebelah mata oleh pemerintah Kabupaten Bangkalan, dia mengaku tidak punya tempat aman untuk berjualan semenjak diusir dari Stadion Gelora Bangkalan (SGB).
“Dulu saat diusir dari Stadion Gelora Bangkalan, katanya akan dibangun tempat kuliner, tapi sampai sekarang tidak ada,” katanya, Semin 2 Maret 2026.
Menurutnya saat berjualan di tepi jalan para PKL sering kali diusir sehingga dirinya merasa pemerintah kurang memperhatikan terhadap pelaku UMKM.
“Di Kabupaten lain sepertinya punya sentra UMKM, tapi di Bangkalan seolah liar, karena mereka mencari lapaknya masing-masing,” keluhnya
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perdagangan Diskopumdag Bangkalan Moh Rasuli menyampaikan untuk sementara waktu tempat untuk UMKM belum ada,
Lanjut dia karena untuk membangun lokasi sentra kuliner bagi UMKM dinas kekurangan anggaran.
“Kami belum bisa memikirkan itu, anggaran kami terbatas, utamanya untuk membuat Peraturan Bupati (Perbup) dulu,” Jelas dia (MOED)
